Perpustakaan Fakultas Pertanian

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi Hama dan Penyakit Tana

Pemanfaatan Chitosandari Limbah Cangkang Kepiting untuk Mengendalikan Jamur Colletotrichum capsiciPenyebab PenyakitAntraknosa pada Tanaman Cabai secara In Vitro

Nurul Inayah - Nama Orang;

Nurul Inayah (E 281 11 019) Pemanfaatan Chitosan dari Limbah Cangkang Kepiting untuk Mengendalikan Jamur Colletotrichum capsici Penyebab Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai Secara In Vitro (dibimbing oleh : Rosmini dan Irwan Lakani).
Penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici. Gejala penyakit berupa mati pucuk yang berlanjut ke bagian tanaman sebelah bawah. Daun, ranting dan cabang menjadi kering berwarna coklat kehitam-hitaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas chitosan dalam menekan pertumbuhan jamur patogenik C. capsici penyebab penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Pelaksanaan penelitian di mulai pada bulan September sampai Desember 2015. Metode yang dilakukan adalah pembuatan media Potato Dexstrose Agar (PDA), pembuatan chitosan dari limbah cangkang kepiting, pembuatan konsentrasi chitosan kedalam media PDA, isolasi dan pembuatan biakan murni jamur C. capsici, dan uji efektifitas chitosan dalam menekan pertumbuhan C. capsici. Uji efektifitas dilakukan dengan mencampurkan chitosan konsentrasi 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, dan 1% dalam medium PDA. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengamatan secara makroskopis jamur C. capsici mempunyai miselium jamur yang tumbuh berwarna putih, berbentuk garis lingkaran yang berwarna kuning kecoklatan sampai berwarna hitam pada bagian tengah. Pengamatan secara mikroskopis menunjukan hifa dan konidia tidak bersekat, hialin, serta bentuk konidia yang diamati berbentuk silindris dan bengkok seperti bulan sabit. Konsentrasi chitosan 0,8-1% mampu menghambat pertumbuhan C. capsici dengan persentase sebesar 78,29-81,89%. Konsentrasi paling tertinggi dalam menghambat pertumbuhan jamur C. capsici adalah konsentrasi 1%.
Kata Kunci : Chitosan, Colletotrichum capsici, Tanaman Cabai









Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
2016058Agt1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Palu : Fak. Pertanian Untad., 2016
Deskripsi Fisik
xiv, 42 Hlm,: Ilus;
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2016
Subjek
-
Info Detail Spesifik
xiv, 42 Hlm,: Ilus;
Pernyataan Tanggungjawab
Nurul Inayah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Pertanian
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?