Perpustakaan Fakultas Pertanian

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi Budidaya Pertanian

Viabilitas dan Vigor Benih Kelor (Moringa oleifera L.) pada Berbagai Elevasi dan Posisi Biji Dalam Buah

WINDA WILASTRI - Nama Orang;

Winda Wilastri (E 281 004). Viabilitas dan Vigor Benih Kelor (Moringa oleifera L.) pada Berbagai Elevasi dan Posisi Biji Dalam Buah. (dibimbing oleh Maemunah, 2019)

Tanaman kelor merupakan salah satu tanaman ajaib, tidak hanya menjadi sumber pangan, pengobatan dan bahan ternak, tanaman ini juga dapat sebagai sumber energi alternatif bahan bakar (biodesel) yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara elevasi dan posisi biji dalam buah, elevasi terbaik, dan posisi biji dalam buah terbaik pada viabilitas dan vigor benih kelor (Moringa oleifera L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako dan dilakukan pada bulan Februarisampai bulan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan 2 Faktor dengan 6 perlakuan, 4 kali ulangan sehingga diperoleh 360 butir benih kelor. Hasil penelitian menunjukan pada Elevasi menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter volume akar, tinggi kecambah 7 HST, bobot basah, dan bobot kering kecambah. Pada parameter volume akar, tinggi kecambah 7 HST, bobot basah dan bobot kering, nilai tertinggi dihasilkan oleh benih yang berasal dari elevasi 0-100 m dpl. Posisi biji dalam buah menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter daya kecambah, potensi tumbuh maksimum, volume akar dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukan bahwa biji yang terletak pada posisi tengah buah yang menghasilkan nilai tertinggi yaitu daya kecambah 88,89 %, potensi tumbuh maksimum 90,00 %, volume akar 0,82 M3, dan bobot kering 0,98 g dibandingkan biji yang terletak pada bagian pangkal buah. Interaksi elevasi dan posisi biji dalam buah menunjukkan bahwa setiap elevasi akan memiliki pengaruh yang berbeda pada tinggi kecambah jika benih yang digunakan diperoleh dari posisi yang berbeda pada buah.


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
2020139agt
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Palu : Fak. Pertanian Untad., 2020
Deskripsi Fisik
xiii, 44 hlm.: ilus,; 29,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
WINDA WILASTRI
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Pertanian
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?