Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tepung Produksi Roti Mangunsarkoro Di Kota Palu
Reggy Ifonta Tappi (E 321 16 355). Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tepung Produksi Roti Mangunsarkoro Bakery di Kota Palu. (dibimbing oleh Bapak Effendy bersama Ibu Sulmi, 2020).
Pengendalian jumlah persediaan bahan baku berimplikasi pada penekanan biaya yang akan dikeluarkan untuk membeli sejumlah kebutuhan bahan baku yang dibutuhkan selama proses produksi. Analisa jumlah persediaan bahan baku dalam suatu perusahaan dipengaruhi oleh beberapa factor (Andy, 2018). Oleh karena itu dengan adanya penelitian ini dapat sebagai bahan perencanaan maupun evaluasi persediaan bahan baku pada industri Mangunsarkoro Bakery.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pembelian dan penggunaan bahan baku tepung optimal, jumlah persediaan pengaman (safety stock) dan mengetahui kapan akan melakukan Pemesanan kembali bahan baku tepung. Penelitian ini menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock dan Reorder Point (ROP). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2019 – Februari 2020.
Hasil analisis EOQ adalah Jumlah pembelian optimal bahan baku tepung dengan menggunakan analisis persediaan bahan baku pada Mangunsarkoro Bakery untuk bulan September 2019 sampai Februari 2020 , masing- masing sebesar 859,23 kg, 697,37 kg, 697,37 kg, 615,05 kg, 1.129 kg, dan 645,64 kg. Persediaan Pengaman (Safety stock) yang harus selalu tersedia di gudang pada Industri Mangunsarkoro Bakery sebesar 75 kg.
Titik Pemesanan kembali (Reorder Point) yang harus dilakukan Mangunsarkoro Bakery pada bulan September 2019 sampai Februari 2020, masing-masing sebesar 182,4 kg, 162,15 kg, 162,15 kg, 151,86 kg, 263,16 kg, dan 155,7 kg.
Tidak tersedia versi lain