Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Jagung Di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala
Jefri (E 321 13 082). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Jagung di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Dibimbing oleh Abdul Muis dan Effendy, 2020.
Desa Labuan Panimba merupakan salah satu desa penghasil jagung terbesar di Kecamatan Labuan dengan luas panen 408 ha, dengan produksi 2.163 ton dan produktivitas sebesar 5,30 ton/ha. Besarnya produksi jagung yang diperoleh belum menjamin tingginya pendapatan yang diterima oleh petani. Produksi jagung yang diperoleh di Desa Labuan Panimba relative tinggi, bukan berarti pendapatan yang diperoleh juga tinggi, sehingga diperlukan suatu penelitian analisis pendapatan dan kelayakan usahatani jagung di Desa Labuan Panimba. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usahatani jagung.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2019. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Labuan Panimba merupakan salah satu daerah produksi jagung dengan produktivitas 5,30 ton/ha. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil sebanyak 35 responden petani dari populasi petani jagung di Desa Labuan Panimba sebanyak 165 petani.
Hasil analisis diperoleh bahwa rata-rata pendapatan petani jagung satu kali musim tanam di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala adalah sebesar Rp. 6.430.303,20/0,71ha/MT atau Rp. 9.056.765,07/ha/MT. Hasil analisis menunjukan Revenue of Cost Ratio (R/C) usahatani jagung di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala layak untuk diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai (R/C) yang diperoleh sebesar 1,91. Artinya setiap pengeluaran sebesar Rp 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,91.
Tidak tersedia versi lain