Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit di Desa Lele Jae Kecamatan Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu
Putu Ayu Surya Ningsih (E 321 16 348) Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa sawit Di Desa Lele Jae Kecamatan Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu, dibimbing oleh Made Antara dan Rustan Abd.Rauf, 2019
Kelapa sawit salah satu tanaman mempunyia peran penting serta memberi manfaat pada peningkatan petani, menjadi bahan baku industri pengolahan yang menciptakan nilai tambah di dalam negri serta export CPO yang menghasilkan devisa bagi negara. Dalam sisi upaya pelestarian lingkungan hidup, tanaman kelapa sawit merupakan tanaman tahunan yang brerbentuk pohon serta penyerapan dalam dalam efek gas rumah kaca seperti CO2 dan mampu menghasilkan O2 atau jasa lingkungan lainya seperti konservasi biodiversity atau eko-sistem. Tanaman kelapa sawit juga menjadi sumber pangan dan gizi utama dalam menu penduduk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Lele Jae Kecamatan Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu penelitian ini dilakukan di Desa Lele Jae pada bulan Oktober sampai Desember 2019. Responden dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit yang di tentukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random slamping) dengan jumlah sampel sebanyak 30 petani kelep sawit. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani. Hasil analisis menunjukan bahwa jumlah produksi Rp 177.560 kg/2,80ha/tahun atau 63.414,28 kg/2,80 ha/bulan atau Rp 58.026,14 kg/ha/bulan dengan harga jual tandan buah segar Rp 800/kg, total biaya Rp.15.733.708,33/2,80ha/tahun atau 5.619.181,54/2,80ha/bulan atau Rp. 5.141.734,74 kg/bulan dan penerimaan Rp.142.048.000/2,80ha/tahun atau Rp. 50.731.428,57/2,80ha/bulan atau Rp.46.420.915,03kg/ha/bulan, sehingga pendapatan yang diterima oleh petani dari kegiatan perkebunan kelapa sawit adalah Rp. 126.314.291,7/2,80ha/tahun atau Rp. 45.112.247,02/2,80ha/bulan atau Rp 41.279.180,29kg/bulan.
Tidak tersedia versi lain