Skripsi Budidaya Pertanian
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Pada Berbagai Konsentrasi Nutrisi Pupuk Kalsium dan Mulsa Perak Hitam
TIARA SAPUTRI BINABA (E28121130) Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Pada Berbagai Konsentrasi Nutrisi Pupuk Kalsium dan Mulsa Perak Hitam (Dibimbing oleh Bpk Prof. Dr. Ir. Ramal Yusuf, M.Sc dan Dr. Ir. Abdul Hadid, M.Si., IPM 2025).
Cabai di Indonesia merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi yang signifikan setiap tahunnya, sebab cabai banyak mengandung vitamin C dan vitamin lainnya seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin kalsium, magnesium, folat, potasium, thiamin, besi, tembaga dan lainnya. Pupuk kalsium berfungsi meningkatkan kesehatan tanaman dan juga mengurangi kerusakan pada buah mencegah berbagai gangguan fisiologis pada tanaman, serta membantu memperbaiki drainase yang penting untuk kesehatan akar tanaman. Penggunaan mulsa perak hitam plastik utnuk mengendalikan suhu dan menjaga kelembaban tanah akan mengurangi serangan hama dan penyakit. Penggunaan mulsa plastik warna hitam untuk lapisan bawah dan warna perak untuk lapisan atas sangat diperlukan untuk penanaman cabai pada musim hujan. Tujuan penelitian ini utnuk mengetahui pengaruh interaksi atanr ppupuk kalsium dan mulsa perak hitam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kamarora, Kab. Sigi, Kec. Palolo pada bulan Desember-Februari 2025. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial . Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk kalsium yang terdiri dari 4 taraf yaitu : C1 = Pupuk KCL 5,5, g, C2 = Pupuk KCL 7,5 g, C3 = Pupuk KCL 20 g, C4 = Pupuk KCL 25 g, dan faktor kedua dari mulsa perak hitam yaitu, M2= Mulsa plastrik hitam perak, dan M1 = Tanpa Mulsa Perak Hitam. Sehingga jumlah perlakuan adalah 4 x 2 = 8 perlakuan setiap perlakuan diulang 4 kali. Hasil penelitian menggunakan pupuk kalsium dan mulsa perak hitam terjadi interaksi antara konsentrasi pupuk kalsium dan mulsa hitam perak terhadap jumlah buah pertanaman pada perlakuan M2C4 konsentrasi 25 g/tanaman dengan nilai 895,63 g, dan perlakuan konsentrasi pupuk kalsium pada tinggi tanaman 29 HST dosis 20 g/tanaman dengan tinggi tanaman 24,31 cm.
Tidak tersedia versi lain