Skripsi Budidaya Pertanian
Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Varietas Lembah Palu pada Berbagai Konsentrasi AB Mix yang Kekurangan Unsur P
Rifka Afrilda (E 281 20 335) "Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Varietas Lembah Palu pada Berbagai Konsentrasi AB Mix yang Kekurangan Unsur P" Dibimbing oleh Sakka Samudin dan Nuraeni, 2025
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi untuk dikembangkan, bawang merah juga merupakan salah satu tanaman sayuran unggulan di Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Bawang merah termasuk dalam kelompok rempah-rempah yang dibutuhkan konsumen dalam negeri sebagai bahan baku industri pangan, serta produk obta tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi AB Mix yang kekurangan unsur hara P untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang mrah varietas Lembah Palu. Penelitian ini dilaksnakan di kelurahan tondo, kecamatan Mantikulore. Waktu penelitian dimulai dari bulan Februari sampai Mei 2025. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan satu faktor terdiri atas sepuluh taraf pemberian konsentrasi AB Mix yaitu: Kontrol, 800 Ppm, 1000 Ppm, 1200 Ppm, 1400 Ppm, 1600 Ppm, 1800 Ppm, 2000 Ppm, 2200 Ppm, 2400 Ppm sehingga diperoleh 10 perlakuan yang diulamng sebanyak empat kali, sehingga terdapat 40 unit percobaan dimana setiap unit terdiri dari 3 polybag dengan keseluruhan sebanyak 120 polybag. hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh nyata (bnj) taraf 5% guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil yang diperoleh bahwa pemberian nutrisi AB Mix dengan konsentrasi 2000 Ppm memiliki kecenderungan hasil yang lebih baik dari semua perlakuan terlihat dari parameter tinggi tanaman (23,87 cm), jumlah helai daun (18,36), berat segar tanaman (13,42 g), berat segar umbi (10,73 cm), diameter umbi (15,71 mm), berat kering (6,11 g)
Tidak tersedia versi lain