Skripsi Hama dan Penyakit Tana
Hubungan Fenologi Jagung Manis (Zea mays L. Var. Saccharata) dan Perkembangan Serangan Ulat Grayak Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae)
Safira (E28118293). Hubungan Fenologi Jagung Manis (Zea mays L. Var. Saccharata) dan Perkembangan Serangan Ulat Grayak Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae). (Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. H. Alam Anshary, M.Si., IPU., ASEAN Eng dan Prof. Dr. Ir. Mohammad Yunus, M.P)
Spodoptera frugiperda J.E Smith merupakan hama baru pada pertanaman jagung yang memakan jaringan daun berupa helai pucuk yang serangganya terdapat lubang gerekan mulai dari tepi hingga ke bagian dalam daun, bahkan hanya menyisakan tulang daun, apabila intensitas serangannya sangat tinggi dapat menyebabkan kerusakan hingga 22,13-46,83%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fenologi jagung manis dan perkembangan serangan S. Frugiperda serta padat populasinya. Penelitian ini telah dilaksanakan di dua tempat, yaitu di lahan pertanian jagung milik BPP Layana Indah Kec. Mantikulore dan di Laboratorium Hama Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode experimental design pada pertanaman jagung seluas 500m2. kegiatan pada penelitian ini diawali dengan proses budidaya tanaman jagung yang terdiri dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pengamatan. Variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu terdiri dari kepadatan populasi, persentase tanaman terserang, dan intensitas serangan S.frugiperda. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara fase fenologi jagung manis dan perkembangan serangan ulat grayak (S.frugiperda). populasi S. frugiperda pada setiap fase pertumbuhan terus meningkat, populasi tertinggi S. frugiperda ditemukan pada fase R6 atau pada fase masak fisiologis yaitu sebanyak 29 ekor per 18 tanaman jagung. Persentase tanaman terserang S. frugiperda setiap fasenya terus mengalami peningkatan, persentase serangan tertinggi terdapa pada fase R6, yaitu 66,67%. Tingginya persentase tanaman terserang berkaitan dengan tingkat populasi hama yang juga paling tinggi pad afase tersebut. Intensitas Serangan S. frugiperda tergolong rendah diseluruh fase pertumbuhan. Serangan mulai terdeteksi pada fase Vn-V10 yaitu 0,66% dan meningkat secara signifikan pada fase R2 menjadi 9.00%.
Kata Kunci : Spodoptera frugiperda, (Zea mays L. var. Saccharata), perkembangan serangan, kepadatan populasi.
Tidak tersedia versi lain