Skripsi Budidaya Pertanian
Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir).
La Ode Muhamad Arman Fajar (E28121213) Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir).. Dibimbing oleh Abdul Hadid dan Muhardi (2026).
Kangkung darat (Ipomoea raptans Poir) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang banyak digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang gurih serta kandungan gizinya yang tinggi dan mengandung mineral penting bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tanaman ini termausk jenis tanaman semusim yang berumur pendek dan tidak membutuhkan lahan luas untuk dibudidayakan. Namun, produktivitas kangkung darat masih tergolong rendah akibat terbatasnya unsur hara di dalam tanah. Kekurangan unsur hara dapat menghambat pertumbuhan vegetatif dan menurunkan hasil panen. untuk mengatasi hal tersebut, pemupukan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair berbahan daun gamal, air cucian beras, dan kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.). Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulora, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada bulan April hingga Juni 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan konsentrasi POC, yaitu P0= 0% (kontrol), P1= 2,5%, P2= 5%, P3= 7,5%, P4= 10%, dan P5= 12,5%. Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Setiap unit perlakuan terdiri atas tiga polybag dengan satu tanaman per polybag, sehingga jumlah keseluruhan tanaman yang digunakan adalah 72 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, volume akar, dan berat segar. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berbahan daun gamal, air cucian beras, dan kulit pisang berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kagkung darat. Perlakuan P5 (12,5%) menghasilkan nilai tertinggi pada seluruh parameter pengamatan, yaitu tinggi tanaman 29,63 cm, jumlah daun 13,75 helai,, panjang daun 11,25 cm, volume akar 3,50 ml, dan berat segar 12,65 . Namun, perlakuan P4 (10%) memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan P5, meskipun menggunakan pupuk dalam jumlah lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi pupuk diatas 10% tidak memberikan tambahan hasil yang signifikan, sehingga P4 dapat dikatakan sebagai perlakuan paling efisien secara agronomis dan eknomis. Oleh karena itu, konsentrasi 10% disarankan digunakan dalam budidaya kangkung darat.
Tidak tersedia versi lain