Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Peran penyuluh Pertanian Terhadap Produksi Usahatani Jagung Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi
Alisa (E 321 21 132) Peran penyuluh Pertanian Terhadap Produksi Usahatani Jagung Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi (Wildani Pingkan Suripurna Hamzens dan John Tomy)
Penyuluh oertabian adalah orang ya ng mengembantugas memberikan dorongan kepada petani agar mau mengubah cara berfikir, cara kerja dan cara hidup yang lebih sesuai dengan perkembangan jaman, dan perkembangan teknologi pertanian yang lebih maju. ujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Peran penyuluhan Pertanian Terhadap Produksi Usahatani Jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2025. Pemilihan lokasi ditentukan secara sengaja (Purposive). responden dalam penelitian ini adalah petanin jagung di Desa Kaleke berjumlah 37 orang responden petani jagung metode pengumpulan data, melalui kegiatan observasi, survei, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai peran penyuluh pertanian terhadap produksi usahatani jagung di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Siig, diketahui bahwa peran penyuluh secara umum tergolong baik, meskipun belum seluruh indikator terlaksana secara optimal. Faktor yang perlu ditingkatkan meliputi pendampingan lapangan yang lebih intensif, kesinambungan kegiatan penyuluhan, relevansi materi dengan kebutuhan petani,, serta metode penyuluhan yang lebih partisipatif. Selain itu, dukungan dari Dinas Pertanian sangat diperlukan dalam meningkatkan kapasitas penyuluh melalui pelatihan evaluasi berkala, dan penyediaan sarana penyuluhan yang memadai guna memperkuat efektivitas kegiatan penyuluhan di lapangan.
Hasil analisis uji korelasi Spearman's rho, diketahui bahwa hubungan antara peran penyuluh pertanian (X1, X2, X3, X4) dan hasil produksi jagung (Y) tidak menunjukkan hunungan yang signifikan pada tingkat pada tingkaty signifikansi 5%. Nilai korelasi dari masing-masing variabel menunjukkan hubungan yang lemah, dengan nilai signifikansi di atas 0,05. Hanya variabel X2 yang memiliki kecenderungan hubungan negatif mendekati signifikan (sig. 0,066), sehingga masih memungkinkan untuk diteliit lebih lanjut. Secara keseluruhan, peran penyuluh belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap peningkatan hasil produksi jagung di Desa kaleke.
Tidak tersedia versi lain