Skripsi Hama dan Penyakit Tana
Keanekaragaman Arthropoda Pada Masa Vegetatif Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Kecamatan Dolo
Yuliana (E 281 18 230). Keanekaragaman Arthropoda Pada Masa Vegetatif Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Kecamatan Dolo (dibimbing Bapak Prof. Ir. Mohammad Yunus, M.P. dan Ibu Dr. Nur Khasanah, S.P., M.P.).
Arthropoda merupakan filum terbesar yang mendominasi kerajaan hewan, hal ini disebabkan karena kemampuannya untuk dapat hidup diberbagai tempat dan mampu beradaptasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman arthropoda dan mengetahui strukutr komunitas dan peran ekologisnya. Penelitian ini dilaksanakan pada April-Mei 2025. Pengambilan sampel arthropoda di lahan jagung Desa Soulowe, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi tengah. Metode pengambilan sampel menggunakan dua perangkap yaitu yellow sticky trap dan pitfall trap. Sampel arthropoda yang dikenali spesiesnya diidentifikasi secara langsung di lapangan. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dan menggunakan metode Simpel random sampling yaitu pengambilan sampel penelitian secara random, kemudian di identifikasi morfologinya lalu diklasifikasikan pada tingkat spesies. Data hasil identifikasi dianalisis dengan rumus indeks keanekaragaman (Shannon-Wiener), Indeks Kemerataan (E), dan Indeks Dominasi (C). Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data arthropoda dengan jumlah populasi sebanyak 945 individu yang terdiri dari 7 ordo, dan 18 famili. Berdasarkan perannya arthropoda yang ditemukan meliputi predator, detritivora, herbivora, dan penyerbuk. Jenis arthropoda yang mendominasi berasal dari ordo Diptera yaitu sebanyak 494 indiivdu. Adapun nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') yang diperoleh adalah kategori sedang, menunjukkan bahwa komunitas arthropoda cukup beragam. Nilai indeks kemerataan (E) juga berada pada kategori sedang, yang berarti distribusi jumlah individu antar spesies relatif merata namun tidak sempurna. Sementara itu, nilai indeks dominasi (C) termasuk rendah, mengindikasikan bahwa tidak ada spesies yang mendominasi secara mutlak dan ekosistem berada dalam kondisi stabil. Tingginya jumlah individu Diptera diduga disebabkan oleh mobilitas yang tinggi, kemampuan beradaptasi diberbagai mikrohabitat, serta tersedianya sumber pakan yang melimpah pada fase vegetatif jagung.
Kata Kunci: Keanekaragaman, Arthropoda, Jagung, Fase Vegetatif.
Tidak tersedia versi lain