Tesis Magister Agribisnis
Persepsi Petani Padi Terhadap Penggunaan Alat Panen Combine Harvester di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai
Rajemia Mahmud (E32224039), Persepsi Petani Padi Terhadap Penggunaan Alat Panen Combine Harvester di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai Oleh effendy dan Christoporus, 2025.
Meningkatnya pendapatan petani adalah tanda keberhasilan adopsi teknologi. Penggunaan mesin combine harvester meningkatkan efisiensi dan meakan positifngurangi biaya produksi jangka panjang, maka sikap petani terhadap mesin combine harvester akan positif. Tujuan utamapenelitian ini adalah untuk menyelidiki persepsi petani [adi terkait penggunaan mesin pemanen Combine Harvester di kabupaten Banggai. Hal ini meliputi penilaian bagaimana petani memandang teknologi tersebut dari sisi produksi, tenaga kerja, dan biaya, serta faktor-faktor sosial ekonomi yang memebentuk persepsi tersebut untuk mengadopsi teknologi COmbine Harvester di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rusa Kencana, Kecamatan Toili, kabupaten Banggai. Pendekatan sensus digunakan dalam penentuan sampel (100 orang petani). Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif deskripitf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap kemampuan combine harvester dalam mengurangi kehilangan hasil panen. Petani menilai combine harvester dapat menghemat kebutuhan tenaga kerja secara signifikan. Mayoritas petani menyampaikan persepsi efisien secara biaya, terutama karena combine harvester mengurangi biaya upah panen, biaya perontokan, serta potensi kerugian akibat lambatnya proses panen saat curah hujan tinggi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor paling dominan yang meningkatkan persepsi positif. Pengalam berusahatani juga berpengaruh signifikan, karena petani berpengalaman memiliki dasar pengetahuan praktis yang memudahkan evaluasi terhadap teknologi baru. Akses penyuluhan dan pelatihan adalah variabel dengan koefisien positif terkuat. Layanan penyuluhan menyediakan alur transfer pengetahuan yang memperluas pemahaman petani mengenai manfaat dan penggunaan combine harvester. Akses kredit turut meningkatkan persepsi positif karena mengurangi hambatan finansial, memungkinkan petani membeli atau menyewa alat, dan meningkatkan peluang untuk mengikuti penyuluhan. Pendapatan rumah tangga per bulan menunjukkan pengaruh positif, meskipun sangat kecil. Peningkatan pendapatan memperbesar kapasitas petani untuk mengadopsi mekanisasi. Akses pasar menunjukkan pengaruh positif meskipun marginal, ,mengindikasikan bahwa keterhubungan pasar dapat meningkatkan persepsi terhadap efisiensi dan keuntungan mekanisasi. Umur memiliki hubungan negatif signifikan, menandakan bahwa petanu muda cenderung lebih menerima teknologi mekanisasi dibanding petani yang lebih tua. Jumlah tanggungan keluarga berpengaruh negatif secara marginal, menunjukkan bahwa beban ekonomi rumah tangga yang lebih tinggi dapat mengurangi persepsi positif terhadap mekanisasi. Luas lahan sawah dan keanggotaan koperasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan.
Kata Kunci: Persepsi petani, Waktu,Biaya,Tenaga Kerja, Combine harvester.
Tidak tersedia versi lain