Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Kelayakan Usaha Semi Hidroponik Melon Petani Saluyu Agriculture Di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi
Duratun Nasiha (E32121109), Analisis Kelayakan Usaha Semi Hidroponik Melon Petani Saluyu Agriculture Di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi (dibimbing Oleh Sulaeman dan Dian Safitri).
Petani Saluyu Agriculture di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi menghadapi masalah terkait serangan hama dan penyakit. Pada tahun 2024 pada musim awal pertama mengalami gagal panen total dalam satu GreenHouse, selanjutnya pada musim tanam lainnya menghadapi serangan hama penyakit dengan tingkat 50% sehingga semua tanaman dimusnahkan sebelum panen tiba. Namun petani tetap melakukan budidaya pada tahun terakhir, dengan serangan hama dan penyakit yang diasumsikan yaitu 20%, sehingga petani berharap masih terdapat nilai ekonomi. Meskipun demikian belum diketahui berapa tingkat keuntungan dan apakah usaha tersebut masih layak untuk dijalankan.
Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan April sampai dengan Juni 2024. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (Purposive). Responden dalam penelitian ini adalah pemilik dan dua tenaga kerja sehingga berjumlah 3 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan usaha yaitu (BEP) Produksi dan BEP Harga dan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya tetap usaha semi hidroponik melon sebesar Rp. 18.706.021/musim tanam dan totaal biaya variabel yaitu Rp. 8.863.000/musim tanam. Sehingga total biaya produksi yaitu sebesar Rp. 27.569.021. Penerimaan sebesar Rp. 50,400.000/musim tanam, yang dihasilam oleh jumlah produksi yaitu 1.680 kg yang sduah dikurangi dengan 20% oleh tingkat kerusakan kemudian dikalikan dengan harga jual yaitu Rp. 30.000. Kemudian total pendapatan yaitu Rp. 22.830.979. Pada hasil analisis BEP Produksi yaitu 919/kg, hasil tersbeut lebih besar dari data actual, sehingga usaha layak dijalankan, hasil BEP harga 16.410 Rp/Kg, nilai tersebut sudah mencapai titik impas bhakan melebihi data actual yaitu Rp. 30.000/Rp, sehingga usaha tersebut layak. Dan hasil analisis R/C Ratio yaitu 1,83 angka tersebut menunjukkan lebih besar dari 1, sehingga usaha tani semi hidroponik melon petani saluyu Agriculture Di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, layak untuk dijalankan.
Kata kunci: Kelayakan Usaha, Semi Hidroponik, Melon,BEP, R/C Ratio
Tidak tersedia versi lain