Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi
Yutri H. Lasalo (E 321 21 291). Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Dibimbing oleh Ibu Erny dan Ibu Wira Hatmi
Jagung (Zea Mays L) merupakan salah satu tanaman pangan yang terpenting, selain gandum dan padi. Selain itu, jagung juga dikenal sebagai komoditi strategis dengan nilai ekonomis tinggi dan potensi pengembangan yang besar. Secara umum, jagung memiliki kandungan gizi dan vitamin diantaranya kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium dan mengandung banyak vitamin. Jagung merupakan bahan pangan alternatif untuk dikembangkan sebagai penyokong kebijakan keankeragaman pangan terutama dilihat dari kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Lokasi Penelitian dipilih secara sengaja (Purposive), dengan pertimbangan bahwa Desa Kaleke merupakan salah satu daerah penghasil tanaman jagung hibrida. Penelitian dilakukan selama 3 bulan yakni pada bulan Maret 2025 sampai dengan Mei 2025. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Metode analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis pendapatan usahatani jagung dan analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan fenomena atau karakteristik yang ada secara rinci serta memberikan gambaran yang jelas mengenai objek penelitian.
Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata produksi usahatani jagung dalam satu kali musim tanam sebesar 5.979 kg/Ha/MT dantotal penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 20.928.205/0,76 ha/MT, sedangkan total biaya rata-rata yang dikeluarkan sebesar Rp 6.157.730/0,76 ha/MT dan total keuntungan (pendapatan) rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 14.770.475/0,76 ha/MT.
Tidak tersedia versi lain