Skripsi Budidaya Pertanian
Respon Pertumbuhan Selada (Lactuca Sativa. L) Terhadap Pemberian Mikroorganisme Lokal Buah Pepaya
Wilnasandi (E 281 16 235) Pengaruh Tanaman Selada (Lactuca Sativa. L) Terhadap Pemberian Mikroorganisme Lokal Buah Pepaya (dibimbing oleh Abdul Rauf dan Nursalam, 2023). Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat karena kandungan gizinya yang cukup tinggi, setiap 100 g berat basah selada mengandung 1.2 g protein 0.2 g lemak 22.0 mg Ca. 25.0 Fe 162 mg vitamin A. 0.04 mg Vitamin B dan 8.0 vitamin C. Kondisi ini menyebabkan permintaan pasar terhadap selada yang sangat tinggiuntuk memenuhi pasar terutama perhotelan, rumah makan besar, bahkan hingga ke luar negeri sebagai komoditas ekspor. Untuk mengurangi kesenjanagan antara produksi dan permintaan maka dilakukan berbagai upaya peningkatan produksi. Salah satu tindakan agronomi yang dinilai dapat meningkatkan produksi adalah penggunaan pupuk organik seperti, mikro organisme lokal (MOL). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh MOL buah pepaya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Tujuan khususnya adalah mendapatkan konsentrasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Akademik Fakultas Pertanian UNTAD pada bulan Mei sampai Juni 2023. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Perlakuan yang dicobakan dalam penelitian ini adalah Pupuk Mol Buah Pepaya dengan konsentrasi terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu : M0= tanpa perlakuan (kontrol), M1= 6 %, M2= 7 %, M3= 8 %, M4= 9 %, M5= 10 %. Hasil penelitian menemukan (1) pemberian pupuk Mikroorganisme Lokal (MOL) buah pepaya secara nyata meningkatkan pertumbuhan pada tanaman selada. Konsentrasi 9 % pengaruhnya menyebabkan tanaman selada menjadi berat, daun yang terbentuk lebih banyak dan luas serta tanamannya menjadi tinggi.
Tidak tersedia versi lain