Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Pemasaran Produk Kopi jahe Pada UMKM. UD. Bintang Surayyah Di Kota Palu
Ambo Asse (E 321 20 178) Analisis Pemasaran Produk Kopi Jahe Pada UMKM. UD. Bintang Surayyah Di Kota Palu, dibimbing oleh Dr. Ir. Rustam Abdul Rauf, SP.MP. IPM,. ASEAN Eng dan Wira Hatmi. S.P., M.Si Kopi Jahe merupakan salah satu usaha produk pertanian yang bergerak dibidang agroindustri yang memamfaatkan biji kopi dan jahe sebagian bahan baku utama. Salah satu industri yang mengolah kopi dan jahe untuk memproleh hasil olahan produk bubuk kopi jahe yaitu industri Bintang Surayyah. Tujuan penelitian ini ialah: 1) Untuk Menganalisis Pemasaran produk Kopi Jehe di UMKM.UD. Bintang Surayyah di Kota Palu: 2) Untuk Menganalisis besar margin pemasaran yang diproleh setiap lembaga pemasaran UMKM. UD. Bintang Surayyah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada “UMKM. UD. Bintang Surayyah” yang bertempat di jalan Djelangkara No 6, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, kota Palu, Sulawesi Tengah. Metode jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif, Penentuan Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purpossive), responden yang diambil berjumlah 3 orang yaitu 1 pimpinan dan 2 karyawan dengan pertimbangan bahwa UMKM. UD. Bintang Surayyah merupakan pelopor minuman kesehatan Kopi Jahe di Sulawesi Tengah yang telah berdiri sejak tahun 1991. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September hingga bulan November 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran pemasaran produk kopi jahe pada UMKM. UD. Bintang Surayyah di Kota Palu terdapat 2 saluran pemasaran yaitu 1. Produsen pedagan pengumpul pedagang pengecer konsumen. 2. Produsen pedagang pengecer konsumen. Hasil Analisis pemasaran produk kopi jahe pada saluran pemasaran 1 yaitu MT =Rp. 16.000 sedangkan saluran kedua MT= Rp. 6.000. Bagian harga yang diterima produsen pada saluran pertama yaitu 76% untuk kemasan 100gr dan 86% untuk kemasan 200gr sedangkan pada saluran pemasaran kedua yaitu sebesar yaitu sebesar 89% untuk kemasan 100gr dan 94% untuk kemasan 200gr. Efesiensi pemasaran pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 2.823% kemudian pada saluran pemasaran kedua diperoleh hasil sebesar 2.314% sehingga dari kedua saluran pemasaran tersebut, saluran pemasaran yang paling efesien adalah saluran pemasaran kedua karena nilai efesiensinya lebih kecil dari saluran pemasaran pertama.
Tidak tersedia versi lain