Skripsi Budidaya Pertanian
Pengaruh Konsentrasi Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Dan Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Daun (Allium fistulosum L.)
Irvan Prayoga (E 281 17 405) Pengaruh Konsentrasi Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Dan Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Oleh Sri Anjar Lasmini (2024). Bawang daun dapat tumbuh dengan optimal jika kandungan unsur hara mendukung yaitu dengan tersedianya nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi bawang daun yaitu dengan aplikasi Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Dan Dosis Pupuk Urea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi mikroorganisme lokal bonggol pisang dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil bawang Daun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2024, di Desa Winowanga Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari tanpa konsentrasi Bonggol Pisang (B0), 100 ml/L (B1) Bonggol Pisang, 120 ml/L (B2) Bonggol Pisang, dan 120 ml/L (B2) Bonggol Pisang. Faktor kedua terdiri dari dosis pemupukan urea 0 Kg/ha (U0), dosis pemupukan urea 100 Kg/ha (U1), dosis pemupukan urea 150 Kg/ha (U2), dosis pemupukan urea 200 Kg/ha (U3). Diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ektrak bonggol pisang dan pupuk urea memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman dan diameter batang. Perlakuan konsentrasi ektrak bonggol pisang 140 ml/L dan Urea Dosis 200 Kg/ha (B2U2) merupakan perlakuan yang efektif dan efisien untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun.
Tidak tersedia versi lain