Skripsi Budidaya Pertanian
Karakteristik Fisikokimia, Fungsional Dan Sensoris Mie Basah Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Var. Balbisiana Colla) Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.)
Try handayani (E28118346) Karakteristik Fisikokimia, Fungsional Dan Sensoris Mie Basah Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Var. Balbisiana Colla) Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.). (dalam penelitian ini dibimbing oleh Syahraeni Kadir dan Abd. Rahim) 2025.
Produksi pisang di Provinsi Sulawesi Tengah sangat melimpah dengan rata-rata produksi sebesar 24.036 ton dan pada tahun 2023 produksi pisang di Sulawesi tengah mencapai 23.047 ton. Melimpahnya produksi pisang tidak sejalan dengan proses pemanfaatannya sehingga perlu inovasi untuk meningkatkan nilai mutu pisang salah satunya adalah dibuat menjadi tepung pisang. Penambahan Ekstrak daun kelor pada pembuatan mie basah tepung pisang berpotensi sebagai bahan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor yang tepat pada pembuatan mie basah tepung pisang kepok pada karakteristik fisikokimia, fungsional, dan sensoris. Penelitian ini dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada analisis fisikokimia dan fungsional dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada analisis uji sensoris dengan 7 perlakuan penambahan ekstrak daun kelor (0%, 5%, 15%, 20%, 25%,30%) diulang sebanyak 3 kali. hasil penelitian ini menujukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak daun kelor menyebabkan penurunan daya serap air, daya mengembang, dan cooking time, serta peningkatan cooking loss, sementara kadar air dan kadar abu tidak berbeda nyata. Uji sensoris terhadap aroma, rasa dan kesukaan keseluruhan menujukkan seluruh perlakuan masih dapat diterima oleh panelis.
Kata Kunci: Pisang Kepok, Daun Kelor, Mie Basah, Fisikokimia, Sensoris
Tidak tersedia versi lain