Skripsi Sosial Ekonomi Pertani
Analisis Nilai Tambah Buah Pisang Menjadi Keripik Pisang Gula Merah pada CV. Raja Bawang di Kota Palu
Rahmadini (E321 21 025), Analisis Nilai Tambah Buah Pisang Menjadi Keripik Pisang Gula Merah pada CV. Raja Bawang di Kota Palu (dibimbing Oleh Dr. Wildani Pingkan S. Hamzens, S.T., M.T dan Rahmat Hidayat A. Hamid Sp., M.Si)
Kegiatan agroindutri bertujuan mengubah bahan baku pertanian menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi melalui proses pengolahan seperti pengolahan buah psiang tanduk menjadi keripik pisang gula merah adalah untuk meningkatkan keawetan buah pisang sehingga layak untuk dikonsumsi dan memanfaatkan buah pisang agar memperoleh nilai jual yang tinggi di pasaran. Besarnya nilai tambah yang diberikan buah pisang tanduk sebagai bahan baku maka diperlukan perhitungan nilai tambah untuk mengetahui dengan pasti penambahan nilai yang diperoleh keripik pisang gula merah.
Tujuan dari penelitian ini utnuk menganalisis nilai tambah buah pisang setelah diolah menjadi keripik pisang gula merah pada CV. Raja Bawang di Kota Palu. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (Purposive). Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Abdul Rahman Saleh No. 33, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan Kota Palu Sulawesi Tengah. Pada Bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis nilai tambah metode hayami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis nilai tambah yang diperoleh CV. Raja Bawang sebesar Rp.12.073/kg denga rasio nilai tambah yang diperoleh sebesar 60,36%. Nilai tambah yang diperoleh tergolong pada rasio nilai tambah tinggi karena menunjukkan rasio nilai tambah lebih dari 40%, hal ini sejalan dengan pendapat Azmita dkk (2019) yang menyatakan bahwa jika rasio nilai tambah >40%, maka nilai tambah tergolong tinggi.
Kata Kunci : Pisang Tanduk, keripik pisang gula merah, nilai tambah, metode Hayami.
Tidak tersedia versi lain