Tesis Magister Agribisnis
Analisis Pendapatan Pada Perencanaan Pembuatan Pupuk Organik Padat Bersertifikat (Studi Kasus Pada Komunitas Unggul Sejati di Desa Oloboju Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah)
Pupuk organik bersertifikat adalah pupuk yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan mendapatkan izin edar dari Kementerian Pertanian. Sertifikasi ini wajib bagi produk komersial untuk menjamin kualitas, keamanan (bebas logam berat), serta efektivitasnya dalam menyuburkan tanah. Dengan sertifikat, konsumen terjamin dari produk palsu, namun tidak wajib untuk penggunaan pribadi di kebun sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, peran pupuk organik usaha pupuk organik padat di desa oloboju kabupaten sigi provinsi Sulawesi Tengah sebagai Peningkatan kesadaran terhadap pertanian berkelanjutan mendorong berkembangnya usaha pupuk organik padat. Namun, banyak unit usaha skala komunitas masih menghadapi keterbatasan dalam aspek legalitas dan kelayakan finansial, khususnya terkait sertifikasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan pada perencanaan usaha pupuk organik bersertifikat pada Komunitas Unggul Sejati di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, serta memproyeksikan pendapatan usaha pupuk organik padat setelah memperoleh sertifikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis Pendapatan biaya tetap, Biaya Variabel, Total Biaya, Penerimaan, Pendapata. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi laporan keuangan usaha periode 2026 selama tiga(3) kali produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pupuk organik padat Komunitas Unggul Sejati menunjukkan Total biaya Tetap Rp27.620.000, Biaya Variabel Rp42.003.000, Penerimaan Rp288.600.000, Pendapatan Rp218.977.000 menunjukkan bahwa usaha pengelohan pupuk organik padat memiliki keuntungan dengan R/C ratio 3,09 lebih dari 1 dan layak untuk dikembangkan. Proyeksi pasca sertifikasi menunjukkan peningkatan pendapatan usaha melalui potensi kenaikan harga jual, perluasan pasar, dan peningkatan pendapatan usaha. Dengan demikian, sertifikasi pupuk organik menjadi faktor strategis dalam memperkuat keberlanjutan dan daya saing usaha pupuk organik berbasis komunitas. Kata kunci: Pupuk organik padat, sertifikasi, Biaya Tetap, Biaya Variabel, Penerimaan, Pendapatan, Asumsi.
Tidak tersedia versi lain